Slade

Welcome in SMK Muhammadiyah Kramat, Jalan Garuda Nomor 9, Kemantran, Kramat, Tegal 52181. Telp. (0283)6144891 e-mail : smkmuhkramat@gmail.com Spirit Muktamar Ke-47: Makasar "Dakwah Pencerahan Untuk Indonesia Berkemajuan"

Selasa, 13 November 2012

Kapolsek Pimpin Upacara di SMK Muhammadiyah Kramat

Kedisiplinan Cegah Tawuran

ADA yang berbeda dalam pelaksanaan upacara bendera di SMK Muhammadiyah Kramat Kecamatan Kramat, Senin (12/11) pagi kemarin. Tidak seperti halnya upacara bendera yang rutin diselenggarakan setiap hari Senin pagi, upacara kali ini berkaitan dengan upaya pemantapan nilai kejuangan. Yakni untuk mencegah aksi tawuran pelajar serta meningkatkan kedisiplinan para pelajar.
Dalam kesempatan itu, upacara bendera dipimpin langsung Kapolsek Kramat, AKP Ngakan Putra.
Dalam sambutannya, perwira pertama polisi ini mengimbau kepada para pelajar agar belajar dengan rajin dan selalu mengikuti peraturan sekolah. Pelajar juga diharapkan dapat menghindari aksi tawuran yang belakangan ini marak dilakukan para pelajar, khususnya siswa SMK.
Untuk mengawali hal itu, Kapolsek Kramat meminta agar siswa dapat meningkatkan kedisiplinan waktu baik di sekolah maupun di rumah.

"Hindari aksi tawuran dan jangan mendekati narkoba seperti miras dan obat-obatan. Apabila ada yang melakukannya, kami tidak segan-segan untuk menindak.  Polisi akan memproses sesuai undang-undang yang berlaku," tegas Ngakan Putra, yang akrab disapa Putra itu, kemarin.
Menurutnya, reformasi dan segala perkembangannya telah memberikan fakta aktual yang sangat mengkhawatirkan. Hal ini bisa dicermati dari aspek budaya bangsa yang saat ini cenderung terdegradasi. Apalagi perkembangan dunia internasional juga kian memberikan andil yang cukup besar dan menambah kompleksitas permasalahan negatif di kalangan pelajar. Utamanya, maraknya kasus perkelahian pelajar dan kasus narkoba. Seperti belum lama ini, pihaknya mengaku, telah meringkus 5 pelajar yang terlibat dalam kasus narkoba. Pelajar itu merupakan siswa sekolah di lingkungan Kecamatan Kramat. Karenanya, dia tidak ingin kasus tersebut terulang kembali di wilayah hukumnya.
"Bagi pelajar yang melanggar lalu lintas, kami juga akan menindak. Maka dari itu, kami meminta supaya pelajar sadar akan rambu lalu lintas dan aturannya. Contoh, siswa yang tidak menggunakan helm saat mengendarai motor, itu sudah termasuk melanggar hukum," kata Putra.
Kesadaran bernegara dan kecintaan pada tanah air harus dibangun dan ditumbuhkembangkan sejak dini. Bangku sekolah dari tingkatan terbawah merupakan cara paling efektif untuk melakukannya. Mendasari itu, dia mengingatkan untuk kembali menumbuhkan nilai kejuangan melalu empat pilar kebangsaan. Yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Pelajar merupakan generasi penerus, karena itu, jangan kotori negeri ini dengan perbuatan yang melanggar hukum," tandasnya.
Kepala SMK Muhammadiyah Kemantran Kecamatan Kramat, Abdul Wahid SKom, menguraikan bahwa upacara bendera ini rutin dilaksanakan setiap hari Senin. Adapun sebagai pemimpin upacara, dia sengaja menghadirkan Muspika Kramat untuk memberikan pembinaan karakter bangsa.
"Ini giliran, kebetulan untuk Senin ini kami menghadirkan Kapolsek. Kemudian untuk hari Senin depan, rencananya kami akan menghadirkan Danramil dan selanjutnya Camat," ucapnya singkat. (yeri novel)

sumber >>>

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar